Sebenernya ini adalah kali kedua saya mendaki Merbabu melalui jalur ini. Pertama kali melalui jalur yang sama itu sekitar 3 bulan yang lalu. Waktu itu tidak bisa sampai puncak dikarenakan badai.
Dengan teman yang sama, pada 23-25 Agustus 2019 berencana mendaki gunung ini (lagi). Bedanya kini adalah usim kemarau, jadi ya sedikit bekal ekstra terutama air minum.
Jaur Swanting ini bisa di bilang jalur yang cukup jauh dan relatif iberat (menurut saya). Trecking nya naik mulu ga ada bonus nya sama sekali, berbeda jauh dengan via Selo yang lumayan banyak bonusnya. Seriusan berat haha, mungkin blog lain bisa menjelaskan gimana beratnya tracking melalui jalur ini.
Bandungan, 22 September 2019
Oke, sekian dulu yak. Terimakasih banyak. Happy sharing everyoneeee :)
Sedikit share terkait aktivitas fotografi saya, kali ini berkesempatan menjelajahi Pasar Bandungan. Suasananya sedikit berbeda dibanding pasar lainnya karena disini menjadi 'jujugan' orang untuk membeli buah tangan selepas wisata di Bandungan.
Langsung aja lah ya, berikut hasil fotonya. Oh ya, kali ini saya memakai kamera Sony Alpha 6000 dan lensa Nikon 35mm F/2 D dengan bantuan converter. Untuk settinganya full manual, karena converter lensa yang saya beli tidak support AF (maklum kantong tipis hehe). Harga converter yang bisa Auto sekitar 1,4juta. Selain harga yang mahal, saya juga lagi pengen belajar manual karena pengen main analog besok nya, ga tau dah bisa keturutan engga. Dah lah dari pada banyakan curhat, nih hasilnya.
Oke, sekian dulu yak. Terimakasih banyak. Happy sharing everyoneeee :)
Rabu Main di Pantai Watu Kodok, Gunung Kidul
- Minggu, Mei 28, 2017
- By aminhoki
- 0 Comments
Festival Payung di Taman Bale Kambang, Solo
- Selasa, September 27, 2016
- By aminhoki
- 0 Comments
Acara ini datang sekali dalam setahun dan bisanya tiak dalam jangka waktu yang cukup lama. Di tahun 2016 ini, Festival Payung ini hanya di adakan dalam waktu 3 hari saja, yaitu mulai dari tanggal 23-25 September saja. Sedikit berkomentar dalam acara ini, sebenernya kalau di Jogja lebih mirip seperti FKY (Festival Kesenian Yogyakata) dimana seluk beluk ny mengangkat UKM kelas mengah. Hanya saja di Festival Payung ini ketutup dengan kemasan Payung sebagai grand design nya.
Festival ini di adakan di Taman Bale Kambang Solo. Mengenai posisi tepatnya silahkan saya sarankan unuk mencarinya via Google Maps saja, hehe. Tidak hanya menyuguhkan esenian olahan payung yang dikresi sedemikian rupa, tetapi juga mengedepankan wisata kulinernya dibareni dengan sajian kesenian dari beberapa daerah setempat.
Sepemahaman saya dan seenak saya menjelaskan, bawasannya acara ini memang ditujukan untuk mengangkat atau sebagai media melestarikan kesenian asli daerah Solo disertai dengan usaha untuk meningkatkan pengusaha kelas menegah.
Di adakan di hari weekend membuat festival ini sangat ramai. Mulai dari anak-anak hingga orang tua sangat direkomendasikan untuk mencoba datang ditempat ini. Selain sebagai wahana hiburan, tapi sisi edukatif dari kesenian nya sangat patut diapresiasi.
Berikut hasil jepretan saya :))
![]() |
| Welcome to Festival Payung |
![]() |
| BNW |
![]() |
| PAYUNG |
![]() |
| Light |
Terima kasih,, semoga bermanfaat :)
















































